Jika flashback ke belakang, saat masih duduk di sekolah dasar dulu. Ibu guru selalu bercerita mengenai indahnya negeri Indonesia dengan kekayaan yang tiada tara, banyak devisa negara di dapat dari SDAnya etc...
Namun sayang cerita ibu guru tadi hanya cerita, rakyat Indonesia tidak menikmati seluruh hasil kekayaan. Paling jomplang (baca: sangat berbeda) di Papua misalnya tambang emas terbesar. Emas!!!! bisa Anda bayangkan jika kita memiliki emas sebanyak itu, semua keinginan InsyaAllah bisa terpenuhi. Namun bagaimana dengan rakyat Indonesia di Papua???
Kemiskinan, Kebodohan, Ketidaknyamanan, dan yang paling parah balita dengan gizi buruk cukup banyak penderita penyakit seks juga cukup banyak. Bukan karena mereka kaya lantas lupa dengan kebutuhan gizi anak atau mereka lupa daratan sampai terkena penyakit kelamin. Tidak mereka tidak cukup uang atau pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga tidak dapat belajar, makan bergizi, dll
Jika kami di satu keluarga memiliki suatu kekayaan pastinya kami akan memberdayakan kekakayaan tersebut untuk mendapatka kehidupan yang lebih layak dengan mendahulukan kepentingan keluarga terlebih dahulu. Kenapa Indonesia tidak seperti itu, memberdayakan kekayaan alam Indonesia untuk rakyatnya dan sisanya untuk dijual...
Rakyat kita, InsyaAllah makmur tidak perlu membeli BBM dengan harga IDR 5000 tapi bisa 10 kali lebih murah dengan IDR 500, Karena kita hanya membayar biaya pengolahan dan distibusi. Murah kan?
Sapa yang tidak mau dengan sistem seperti itu?
12.18.2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment