3.04.2008

Balita tidak perlu SUSU ???

Merebaknya berita mengenai adanya bakteri yang tekandung melebihi batas normal dalam susu formula, membuat para ibu resah dan gelisa...

Bagaimana dengan Anda yang memiliki balita?

Bagaimana dengan Saya yang memiliki balita?

Tentu saja saya agak resah. Saya langsung tancap gas berupaya meningkatkan kehiginisan penyajian, memcampur susu dengan air 70 derajat celcius dan langsung meminumkannya. Tidak hanya itu saya mengupayakan daya imun putri saya stabil, dengan harapan putri saya bisa melawan si bakteri yang berlebih itu, jikalau susu yang dikonsusmsi putri saya memang salah satu dari susu formula berbakteri yang telah diteliti oleh IPB. Then, the last is pray to the God :)

Jika ada beberapa ibu yang menggantinya dengan membuat susu kedelai, saya kurang setuju. Sebab, yang saya tahu dari siaran salah satu statiun TV susu kedelai tidak selalu bagus untuk balita, bergantung pada siapa bayi kita. Malah bisa membuat daya imun balita bisa menurun jika memang badannya menolak bahan kedelai, seperti saya :). Yang lebih menakjubkan, jikalau Anda percaya susu tempe itu yang lebih bagus. Tapi tempenya yang kualiatas kedelainya bagus.

Lain lagi dengan susu sapi asli... YAKIN susu yang dikonsusmsi balita Anda tidak dicampur air, santan atau bahan pemutih? Hemmm saya rasa tidak...

Jika saya mengutip dari Bang 'Z' ahli pengobatan saya, saya lebih setuju jika sebenarnya kita tidak perlu mengagungkan susu formula sebagai hal yang istimewa. Tidak selalu orang pandai dan sehat karena susu formula. Sebab, pemenuhan gizi tidak hanya dari asupan susu, masih banyak komoditas sayur, buah, ikan dan makanan sehat lain yang dapat memenuhi kebutuhan gizi balita kita.

INGAT.. Jaga daya imun balita Anda dengan mengurangi konsumsi junk-food, biskuit, camilan anak atau minuman yang berbahan pengawet.

Saat ini saya membiasakan putri saya mengurangi camilan-camilan tersebut dan berganti mengkonsumsi buah. Selain itu saya membuat agar-agar yang dicampur dengan perasan air labuh putih tiap 2 minggu sekali minimal, (semoga tidak malas untuk terus melanjutkannya ;) ) kabarnya ini bisa menghancurkan racun dalam usus sehingga balita Anda giat makan dan berimbas pada daya imunitasnya yang InsyaAllah bisa meningkat pula.

So, tidak perlu khawatir lagi kan jika balita Anda tidak minum susu...

Ayo, susksekan hidup sehat dan jaga lingkungan untuk anak, cucu kita.